Malaikat Hujan

 Aku menggeliat merasakan dingin di tubuhku. Melalui kedua bola mataku yang belum sepenuhnya terbuka, aku melihat hujan turun dengan deras di balik jendela kaca bening di kamarku, “Nuna, jam berapa ini?” tanyaku sambil menyingkirkan tangannya yang melingkari pinggangku. Tidak ada jawaban dan aku melihat Nuna masih meringkuk nyaman di sampingku. Aku tersenyum dan mengecup dahinya. Aku memang selalu bangun lebih awal darinya.

Aku memandang hujan dan diam selama beberapa saat. Mendadak aku teringat sesuatu dan dengan cepat aku melirik jam digital sekaligus kalender di atas meja kecil di samping tempat tidurku. 05.45 AM, 30-11-2013. Mulutku terbuka lebar menyadari hal tersebut. Dengan cepat aku berbalik, menatap Nuna dan menyentuh bahunya, “Nuna..Nuna.” panggilku bersemangat.

“Mmm.” Nuna hanya menggeliat dan makin merapatkan tubuhnya padaku. Aku tersenyum geli. Nuna selalu seperti ini. Tapi sekarang tidak boleh, aku harus membangunkannya, “Hi, sleeping princess. Wake up, please.” Aku menangkupkan kedua tanganku di pipinya yang chubby dan menggoyang-goyangkannya.

“Erel?” suaranya serak dan dia memprotes tindakanku, “Aku masih mengantuk. Jangan ganggu aku.” Katanya sebal seraya menyingkirkan tanganku dari wajahnya dan dia menjauhkan tubuhnya dariku. Kembali memejamkan mata. Aku menatapnya dengan tidak percaya, “Oh ayolah, Nuna. Bangun!” kataku sedikit keras.

Continue Reading

Half Vampire – Victoria Lynch

Haloo semuanya, HV datang lagi. LOL.

Emm, ini sebenarnya versi lengkapnya chapter sebelumnya, jadi aslinya ini dan chapter sebelumnya adalah satu kelompok chapter yang judulnya “Balas Dendam” tapi karena aku tidak bisa menyelesaikan mengedit chapter ini bebarengan, jadinya diupload misah. Karena jika menunggu lengkap, kalian mungkin baru akan membaca new chapter HV sekarang. Hehehe.

Well, aku ingin sedikit menjelaskan disini. sepertinya aku harus mengubah aturan yang kutetapkan untuk diriku sendiri tentang wkatu pengupload-an HV, Xexa maupun Another Story. Karena akhir-akhir ini aku benar-benar sangat sibuk, sepertinya aku tidak akan bisa menepati janji tentang seminggu sekali upload HV. Jadi mohon pengertiannya ya. Tapi tenang saja, aku akan mengupload HV ketika aku punya kesempatan mengedit draft-nya dari laptopku yang sebenarnya disana, kisah ini sudah selesai.

Terima kasih buat kalian semua.

Salam peluk

@amouraXexa

***

Continue Reading

Ini pohon untukmu. Ini pohon milikmu.

Source : Google Image

Aku mencoba menulis ini untuk memberimu gambaran apa yang sebenarnya terjadi diantara kita. Aku menulis ini agar membantumu mengerti bagaimana sesungguhnya perasaanku padamu. Aku menulis ini agar kau tahu seperti apa aku menyukaimu. Agar kau mendengar jutaan kata yang tak pernah bisa kuutarakan langsung padamu. Agar kau membaca.. membaca bagaimana sesungguhnya aku.

Continue Reading

Sountrack Hari Ini

Maroon Five

Source : Google Image

Entah kenapa akhir-akhir ini suka banget dengerin lagunya Maroon 5 yang BETTER THAN WE BREAK. Entahlah, ada sesuatu dalam lagu ini yang membuatku merasa nyaman mendengarnya. Ada banyak bagian yang rasanya dekat denganku. Mungkin memang ada beberapa liriknya yang terasa, “Wah ini aku banget.”. Hahaha. Seringkali memang kita merasa seperti itu ya, ketika kita mendengarkan sebuah lagu. Jadinya terasa lebih gimana gitu, and yeah, i got it in here.

Continue Reading

Xexa – Pesta

“Jadi apa yang akhirnya membuatmu mau melakukan itu?” Ares meletakkan buku sihir tebal yang sedari tadi sedang dibacanya ke pangkuannya. Dave memejamkan mata di sampingnya, duduk bersandar di pohon yang sama yang sekarang juga sedang disandarinya. Angin berhembus lembut menerpa wajah mereka.

“Entahlah, kupikir aku sudah terlalu banyak membuat Azhena kerepotan karena masalah ini.” Jawab Dave tanpa membuka matanya.

“Kau memikirkan ibuku? Tidak masuk akal.”

Dave membuka matanya dan menoleh beberapa detik ke arah Ares, “Bahkan kau juga mengatakan hal yang persis sama seperti yang Memnus katakan kepadaku.”

Continue Reading

Half Vampire – Janji

Haloo semua pembaca HV. Maaf.. Maafkan karena aku mengupload chapter ini dengan sangat terlambat. Kesibukkan kuliah menahanku untuk menyentuh naskah HV yang cuma tinggal ngedit aja. Seminggu penuh ini aku disibukkan dengan presentasi-presentasi yang @$%&#^&%^%#^&**@*@%%. *Sensor* LOL.

Aku menyempatkan mengedit HV di chapter ini di sela-sela bikin presentasi Chukyu Sakubun buat besok, ini bukan chapter full sebenarnya. Namun kuharap ini bisa sedikit mengatasi rasa penasaran kalian kepada kisah Sherena dkk. 

Yahh.. aku tidak akan banyak nulis oot lagi dan selamat membaca kalian. Ah iya satu lagi, terima kasih untuk semua dukungan kalian. Terima kasih telah menyukai HV. Terima kasih sangat. Kalian semangatku. 

Salam peluk,

@amouraXexa

Continue Reading

Another Story – Perkenalan

Aku memandang kastil besar yang berada cukup jauh dari tempatku sekarang berdiri. Dari sini aku hanya bisa melihat puncak kastil yang menjulang. Jadi disana, pikirku singkat, aku akan menghabiskan entah berapa lama waktuku. Jubahku terselubung rapat karena matahari bersinar sangat terik di atas kami. Ya, kami. Aku dan Reven. Hari ini adalah hari dimana aku akan memulai tugas pertamaku. Sudah beberapa menit kami berdiri disini dan menunggu.

Aku benci menunggu. Dan sekarang aku bahkan tak tahu apa yang sedang kutunggu karena Reven tak mengatakan apapun setelah kalimat pemberitahuannya bahwa kami akan menunggu. Dia menyebalkan, sangat.

Lima belas menit kemudian yang bagiku rasanya seperti setahun, sebuah bayangan hitam dengan cepat berkelebat di samping kami. Aku tidak menoleh karena aku rasanya sudah tahu siapa itu. Dia mengambil tempat di samping Reven dan mendekat kepadanya, berbisik sepelan yang dapat dilakukannya agar aku tidak dapat mendengar apa yang dia katakan kepada Reven. Aku tidak keberatan. Karena aku juga tidak terlalu ingin tahu.

“Hai, Dev.”

Continue Reading