Xexa – Jati Diri

Actur Gllarigh meletakkan pena bulunya dengan kening berkerut. Dia mengangkat wajahnya dari perkamen yang tengah ditekuninya hanya untuk menemukan sosok besar gelap terhalang bayangan gelap malam tak jauh darinya. Dia sedang berusaha menyelesaikan laporan tugasnya ketika anilamarry-nya membisikkan kehadiran sosok itu.

 

Wajahnya berkedut, “Kau tidak punya alasan apapun untuk mendatangiku, Sorglos.”

 

Sebuah desahan tak senang dan sosok besar Sorglos melangkah maju menuju cahaya sehingga akhirnya Actur bisa melihat wajahnya dengan benar.

“Kau sudah melakukan kesepakatan kita? Ini lebih cepat dari dugaanku. Ternyata si pangeran kedua itu tidak ada apa-apanya.” dia tersenyum tipis, “Aku akan memberimu bonus emas kalau begitu. Tapi tunggu dulu–” dia diam, mendadak sebuah fakta yang sejak tadi dilewatkannya menghantam kepalanya. Dia memandang wajah Sorglos yang ekspresinya sama sekali tidak berubah.

Continue Reading