5 Tips Mager Bermanfaat

MAGER

Alias males gerak, adalah kata yang kita sering gunakan ketika kita malas melakukan apa-apa dan hanya berdiam di satu tempat, berada di liang zona nyaman kita. Saya sesungguhnya orang yang mageran. Saya seratus persen orang yang nyaman berdiam di dalam rumah daripada keluar dan melakukan kegiatan lain. Duduk di sofa, selonjoran di kasur dan cuma males-malesan. Sering kali saya membenarkan mager karena mengunakan term ini sebagai reward bagi diri saya sendiri setelah melakukan kewajiban saya lainya; bekerja.

Lalu apakah setelah saya pindah ke Jerman, kerja di sini dan hidup di sini, kebiasaan mager keluar rumah ini hilang? ENGGA. Karena itu sudah masuk ke kebiasaan, susah sekali bagi saya untuk melepaskan kebiasaan mager ini. Padahal kalau mau gerak dan melakukan hal-hal lain yang berguna, tempat tinggal saya sekarang menawarkan ratusan hal yang super menarik. Sekedar jalan-jalan ke kota menikmati bangunan ala Eropa, jalanan dan lain-lainnya.

Atau jalan-jalan ke hutan. Karena di Munich banyak taman-taman bahkan pemakaman yang mirip seperti mini hutan. Super asri dan cantik banget. Jangan jauh-jauh deh, sepelemparan dari rumah di Munich, ada sungai Isar yang merupakan salah satu sisi cantik kota Munich. Mau yang seperti taman, tinggal pergi ke Englischer Garten.

Tapi entah kenapa, kebiasaan mager ini sudah banget dihilangkan. Saya lebih nyaman sembunyi di balik selimut tebal dan menikmati hidup dari dalam rumah. Ada mas aketika saya tahu bahwa ini telah menjadi sebuah kebiasaan buruk yang akan merugikan saya sendiri. Mungkin saya bisa berkembang menjadi pemalas, atau asosial atau entah atau atau lainnya.

Namun berjuang melawan kemageran ini juga sulit sekali, jadi apa yang bisa saya lakukan ketika saya juga pengennya tetep mager. Saya mencari beberapa alternatif lainnya seperti bagaimana saya mengubah mager saya di rumah menjadi sesuatu yang positif, entah berapa persen postifinya.

Nah, beberapa tips mager keluar rumah yang berguna ini bisa kalian baca dan misal kalian coock bisa kalian terapkan juga bagi kalian yang mageran ke luar rumah.

  1. Mager Berkegiatan

Kebanyakan kegiatan yang saya lakukan ketika mager ke luar rumah pasti mainan hape atau nonton tv. Karena dari dua kegiatan ini kebanyakan engga membawa sesuatu yang positif selain saya lebih tahu banyak gossip selebriti di tanah air, saya mencari kegiatan mager lain yang bisa membawa energi positif bagi saya, misalnya sekarang; menulis. Saya sudah lama sekali mengalami Writer’s block. Saya butuh lama sekali sampai jari-jari saya bisa luwes kembali menuliskan apa yang ada di dalam kepala saya. Jadi saya berusaha memanfaatkan kemageran saya dengan menulis, minimal saya bisa menghasilkan sesuatu untuk blog saya atau kesehatan mental saya sebagai orang yang menyukai tulisan. Saya tidak banyak bergerak, cuma duduk dan mencari posisi ternyaman di atas sofa, lalu selimutan tebal sambil memangku laptop dan mulai menulis. Memulai berkegiatan sambil mager. Entah ini konsepnya masih sejajar asama konsep mager atau engga, yang jelas saya melalukannnya sekarang.

  1. Menonton Sesuatu yang Berguna

Seperti sudah saja jelaskan di atas, kebanyakan kegiatan orang mager tentang nonton tv atau youtube dan aplikasi sejenis lainnya, saya kaitankan dengan tips yang satu ini. Kalau biasanya saya mager sambil nonton youtube gossip selebriti atau hal-hal yang unfaedah buat saya, sekarang saaya mengeser tontonan saya dengan yang lebih berguna. Saya suka berkebun, sebenarnya. Jadi saya melihat bagaimana caranya bekebun di tempat sempit, hidroponik. Lalu melebar bagaimana cara menyeimbangkan kehidupan kita dengan ibu bumi. Bagaimana kita tidak hanya mengambil dari bumi tapi juga mengembalikan dan memberi yang lain. Atau hal-hal lain sesuai tema yang membuat kalian bahagia.

  1. Menelepon Orang Terdekat

Sebagai orang yang tinggal nun jauh dari tanah air, perbedaan waktu dan alasan lain membuat saya menjadi agak jauh dari keluarga dan orang-orang terdekat saya di tanah air. Saya jadi jarang menelepon orang tua saya atau berhubungan dengan sahabat-sahabat saya. Jadi ketika saya mager, dan waktunya pas, saya pasti menelepon ibu saya. Kembali menjalin tasi kasih sayang keluarga meski pun kita tak bisa melakukan kontak fisik secara langsung. Mager dan berghibah bersama sahabat. Maaf kalau bagian yang ini banyak negatifnya, tapi sserius deh, ngobrol dengan sahabat baik lewat telpon atau videocall, membahas dari A sampai Z lalu balik lagi ke A, bisa sangat berguna ketika kita mager. Karena setelahnya jadi merasa bahagia.

  1. Membaca

Mager di atas sofa sambil ditemani teh anget dan novel fantasi baru itu membahagiakan sekali. Saya suka membaca buku. Tahun kemarin saya membeli banyak novel baru, tapi sampai sekarang belum ada seperempat dari buku-buku itu yang sudah saya baca. Akhirnya daripada mager saya tidak membawa apa-apa, saya memanfaatkannya dengan membaca. Membaca sangat berguna untuk kesehatan otak kita dan sistem saraf lainnya. Membaca membantu juga kemampuan otak kita untuk merekayasa apa yang ada di buku menjadi gambaran-gambaran lain di otak kita dan menjadi lebih nyata. Ah, saya suka membaca. Semoga kalian juga.

Taraaaaaa..

Sejauh ini hanya empat tips yang bisa saya berikan untuk digunakan agar kemageran kita untuk ke luar rumah menjadi bergeser sedikit lebih positif. Jika kalian ada tips lainnya, bisa juga dibagikan kepada saya. Sebagai penganut kemageran ke luar rumah, saya membuka tangan lebar-lebar. Terima kasih.

PS. Saya punya channel YouTube yang membahas tentang kehidupan saya di Jerman. Ups, ini seharusnya bisa dibuat menjadi tips kelima. Jadi mari saya sambung

  1. Bikin Channel YouTube

Karena kemageran yang saya miliki adalah kemageran untuk bergeran ke luar dari rumah, saya mencari banyak kegiatan yang bisa saya lakukan tanpa meninggalkan kamar atau rumah saya, salah satunya dengan membuat channel YouTube. Sebagian besar video yang saya buat, saya rekam tanpa ke luar dari rumah. Saya membuat video yang membahas tentang kehidupan saya di Jerman. Tentang bagaimana saya menjadi aupair, alalu melakukan kerja sosial di Jerman sampai akhirnya saya ikut pendidikan vokasi atau Ausbildung hingga sekarang saya sudah bekerja di Kinderkrippe di Jerman. Kalau kalian tertarik, jangan lupa subscribe channel YouTube saya. Terima kasih.

SUBSCRIBE CHANNEL YOUTUBE SAYA YA : AMOURAXEXA 

Salam,

Mau Baca Lainnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published.