5 Tips Mager Bermanfaat

MAGER

Alias males gerak, adalah kata yang kita sering gunakan ketika kita malas melakukan apa-apa dan hanya berdiam di satu tempat, berada di liang zona nyaman kita. Saya sesungguhnya orang yang mageran. Saya seratus persen orang yang nyaman berdiam di dalam rumah daripada keluar dan melakukan kegiatan lain. Duduk di sofa, selonjoran di kasur dan cuma males-malesan. Sering kali saya membenarkan mager karena mengunakan term ini sebagai reward bagi diri saya sendiri setelah melakukan kewajiban saya lainya; bekerja.

Lalu apakah setelah saya pindah ke Jerman, kerja di sini dan hidup di sini, kebiasaan mager keluar rumah ini hilang? ENGGA. Karena itu sudah masuk ke kebiasaan, susah sekali bagi saya untuk melepaskan kebiasaan mager ini. Padahal kalau mau gerak dan melakukan hal-hal lain yang berguna, tempat tinggal saya sekarang menawarkan ratusan hal yang super menarik. Sekedar jalan-jalan ke kota menikmati bangunan ala Eropa, jalanan dan lain-lainnya.

Continue Reading

Engga Enaknya Tinggal Di Jerman

Enak ya tinggal ke luar negeri? Bisa gini, bisa gitu.. bla bla bla

Enak sih enak. Tapi balance juga sama engga enaknya. Saya pasti engga akan ngepost sesuatu yang penuh drama tangisan dan macam-macam tentang betapa susahnya hidup di sini, yang ada saya pasti cuma ngepost yang indah-indah. Foto salju, foto musim semi atau bangunan-bangunan khas Eropa lainnya. Dan jelas saja foto-foto ini terlihat bagus banget dan wah, soalnya emang di Indonesia engga ada salju, coba ada salju atau yang khas Nusantara, pasti juga biasa aja.

Tapi emang apa sih engga enaknya tinggal di luar negeri, dalam kasus ini di Jerman tentu saja?

Continue Reading

Neuschwanstein Di Suatu Senja

“Aku bosan di München. Jalan-jalan yuk.” ucapku di suatu senja pada pacarku yang akhirnya membawa kami berdua di salah satu destinasi pilihan para wisatawan luar negeri yang datang ke München. Apalagi kalau bukan si cantik nan menawan, kastil Neuschwanstein.

Kastil cantik ini memang terletak tak jauh dari München, ibukota Bundesland Bayern di Jerman. Kami hanya perlu naik kereta regional dari stasiun utama kota München dengan tujuan kota Füssen selama kira-kira dua jam.

Continue Reading

AUPAIR YA? atau TIDAK?

Menjadi seorang aupair tentunya adalah sebuah keputusan yang besar. Ketika kamu mengambil keputusan itu, berarti kamu telah siap untuk masuk ke tahap lain di hidup kamu. Namun banyak juga dari para aupair yang merasa keputusan menjadi aupair adalah salah, justru ketika mereka sudah berada di negara lain tempat mereka menjalankan program aupair.

Coba pikirkan berapa banyak uang yang sudah mereka keluarkan dan berapa banyak waktu yang sudah mereka habiskan untuk bisa sampai di sana dan ternyata ujung-ujungnya mereka menyerah. Kalau sudah ada di negara lain, pilihan mundur jelas sudah sedikit terlambat, bukan? Nah sebelum semua itu terjadi, coba cek poin-poin yang aku akan sebutkan setelah ini untuk mengecek apakah kamu sudah benar-benar siap untuk menjadi aupair di negara lain (terutama Jerman atau Austria).

Continue Reading

Akhir Perburuan Visa Jerman

Akhirnya setelah melewati fase stress ngga dapat Termin buat bikin visa, aku sampai juga di fase leyeh-leyeh dengan stiker visa nasional Jerman di pasporku. Yuhuu!! 
 
Selain itu, visa kali ini adalah visa dengan proses pembuatan tercepat dalam sejarah pembuatan segala macam jenis visa yang sudah pernah kulakukan. Cuma dua minggu sejak tanggal penggajuan visa dan voila.. visaku sudah jadi dan aku sudah bisa ambil di kedutaan Jerman di Wina. Proses dalam pengajuannya pun yang paling minim stress (tanpa mengabaikan betapa stress dan down-nya nyari Termin kosong).
 
Setelah dapat email dari kedutaan Jerman yang memberitahukanku bahwa visaku sudah jadi dan bisa diambil, aku memberitahukan kabar baik ini pada keluargaku di Indonesia dan host family-ku di sini. Host family-ku menawarkan padaku untuk mengantarkan ku mengambil visaku karena kebetulan Minggu depan mereka Urlaub (libur) jadi aku tidak perlu repot-repot naik kereta api. Terang saja aku langsung mengiyakan, lumayan juga menghemat sekitar 18€ tiket kereta api PP dari Böheimkirchen ke Wien HBF (stasiun kereta api). 

Continue Reading

Siapa Suruh Datang Eropa? Duka Tinggal di Eropa (Jerman dan Austria)

Ngga kerasa hampir dua tahun sudah aku tinggal di Eropa, setahun di Jerman, lalu pulang ke Indonesia demi ngejar ijasah sarjana, lalu balik Eropa dan tinggal hampir setahun di Austria. Ngga sedikit teman dan kenalan yang berkomentar, “Enak ya tinggal di Eropa.”. Tanggapan paling normal yang aku berikan biasanya seperti ini, “Ada enak dan ngga enaknya juga.”. Lalu seperti apa sebenarnya rasanya tinggal di Eropa, benua yang jaraknya belasan ribu kilometer dari rumah?

Continue Reading

READING LINK : HALO JERMAN

 

Setiap orang tentunya memiliki mimpi-mimpinya sendiri. Dengan mimpinya itu orang akan hidup dengan baik, dengan semangat dan dengan senyum yang tulus. Aku pun juga, aku punya banyak mimpi yang kurangkai menjadi sekuali semangat yang akan terus membawaku menjadi pribadi yang tidak mudah menyerah. Mimpi-mimpiku, aku tidak ingin itu hanya menjadi sekedar mimpi yang cuma menjadi harapan semu. Aku ingin mimpi-mimpiku menjadi kenyataan.
Continue Reading