Perempuan, Cinta dan Kebodohan

Perempuan itu melihat lurus ke depan. Ke satu titik yang tidak akan pernah bisa dilihat oleh orang lain. Perempuan itu fokus. Tanpa kedip dia memandang titik yang dijadikannya tujuan hidup. Dia memutuskan akan mengubah semuanya. Dia akan bertahan sekuat dia bisa pada apa yang telah diputuskannya untuk dijalani. Dia akan melakukannya.

Semua baginya sudah berubah dan tidak akan pernah menjadi sama lagi. Laki-laki yang dicintainya sudah pergi. Meninggalkannya tersudut, dikelilingi kekecewaan dan perasaan sedih. Ya, laki-laki itu telah pergi dan entah akan kembali atau tidak. Perempuan itu sudah kelelahan untuk tetap bertahan pada perasaannya. Dia sudah memutuskan akan menepikan semuanya dan melangkah maju. Biarkanlah semua tentang laki-laki itu menjadi satu kenangan indah dalam alur hidupnya yang tak terarah dengan benar.

Continue Reading

Sebab Kau Yang Memilih Jalanmu

Meski kerap bersinar begitu terik. Menyilaukan dan nyaris mematikan. Kau adalah matahari.

Matahari. Pusat tata surya dimana aku adalah salah satu planetnya. Maka dari itu kau adalah tempatku berporos.

Sebagai planetmu, aku berotasi pada satu orbit dalam rengkuhanmu. Namun kini kusadari satu.

Aku planetmu. Tapi bukan satu-satunya. Aku hanya salah satu. Salah satu dari sekian banyak yang lain yang mengorbit di dekatmu.

Continue Reading

READING LINK : HALO JERMAN

 

Setiap orang tentunya memiliki mimpi-mimpinya sendiri. Dengan mimpinya itu orang akan hidup dengan baik, dengan semangat dan dengan senyum yang tulus. Aku pun juga, aku punya banyak mimpi yang kurangkai menjadi sekuali semangat yang akan terus membawaku menjadi pribadi yang tidak mudah menyerah. Mimpi-mimpiku, aku tidak ingin itu hanya menjadi sekedar mimpi yang cuma menjadi harapan semu. Aku ingin mimpi-mimpiku menjadi kenyataan.
Continue Reading

READING LINK : MALAIKAT HUJAN

Jika hujan turun di akhir November tahun depan, aku janji, Erel. Aku janji akan mengumumkan pada semua orang bahwa kau adalah kekasihku. Bahwa kau adalah laki-laki yang akan aku nikahi. Bahwa kau adalah malaikat hujan yang selama ini melindungiku di belakang. Malaikat tak tampak seperti hujan namun jelas terasa kehadirannya. Kau adalah malaikat hujanku, Erel. Yang dikirim Tuhan untuk membuatku bahagia. Dan aku.. tidak akan pernah bisa melepaskanmu.
Continue Reading